Physical Address

304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

Hutang

5 Cara Cepat Melunasi Hutang

Hutang

5 Cara Cepat Melunasi Hutang

Bahaya Berhutang

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jiwa seorang mukmin masih bergantung dengan utangnya hingga dia melunasinya.” (HR. Tirmidzi, no. 1079 dan Ibnu Majah, no. 2413. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan.)

Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barang siapa yang mati dalam keadaan masih memiliki utang satu dinar atau satu dirham maka utang tersebut akan dilunasi dengan kebaikannya (pada hari kiamat nanti) karena di sana (di akhirat) tidak ada lagi dinar dan dirham.” (HR. Ibnu Majah, no. 2414. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih.)

Dari Abu Qatadah Al-Harits bin Rib’i bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berdiri dalam sebuah khotbah di depan khalayak ramai. Kemudian beliau menyebutkan pada mereka bahwa jihad fi sabilillah (jihad di jalan Allah) dan beriman kepada Allah adalah sebaik-baiknya amalan. Kemudian ada seorang lelaki yang berdiri dan berkata, “Wahai Rasulullah, bagaimana pendapat Anda jika saya terbunuh dalam jihad, apakah semua kesalahan saya akan dihapuskan?” Beliau menjawab, “Benar, jika kamu terbunuh fi sabilillah dalam keadaan sabar, mengharapkan pahala Allah, sedang maju, dan tidak lari mundur ke belakang.” Selanjutnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Apa yang engkau katakan tadi?” Orang itu berkata lagi, “Bagaimana pendapat Anda jika saya terbunuh dalam jihad, apakah semua kesalahan saya akan dihapuskan?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Benar, jika kamu terbunuh fi sabilillah dalam keadaan sabar, mengharapkan pahala Allah, sedang maju, dan tidak lari mundur ke belakang. Kecuali kalau engkau memiliki utang. Sesungguhnya Jibril mengatakan hal itu kepadaku.” (HR. Muslim, no. 1885)

Jika Hutang tersebut Riba, maka Segera Bertaubat

فَمَنْ جَاءَهُ مَوْعِظَةٌ مِنْ رَبِّهِ فَانْتَهَى فَلَهُ مَا سَلَفَ وَأَمْرُهُ إِلَى اللَّهِ وَمَنْ عَادَ فَأُولَئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Rabb-nya, lantas dia berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang kembali (mengambil riba) maka dia termasuk penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.” (QS. Al-Baqarah: 275)

Terakhir, ingat ancaman perang dari Allah dan Rasul-Nya bagi yang masih senang dengan riba,

فَإِنْ لَمْ تَفْعَلُوا فَأْذَنُوا بِحَرْبٍ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَإِنْ تُبْتُمْ فَلَكُمْ رُءُوسُ أَمْوَالِكُمْ لَا تَظْلِمُونَ وَلَا تُظْلَمُونَ

Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. Dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba) maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya. Dan jika (orang yang berutang itu) berada dalam kesukaran maka berilah tangguh sampai dia berkelapangan. Dan menyedekahkan (sebagian atau semua utang) itu lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui. Dan peliharalah dirimu dari (azab yang terjadi pada) hari yang pada waktu itu kamu semua dikembalikan kepada Allah. Kemudian masing-masing diri diberi balasan yang sempurna terhadap apa yang telah dikerjakannya, sedang mereka sedikit pun tidak dianiaya (dirugikan).” (QS. Al-Baqarah: 279-281)

Ada beberapa cara yang bisa Anda pertimbangkan untuk melunasi hutang secara cepat sesuai dengan ajaran Islam:

1. Menabung dan Merencanakan Anggaran

  • Mulailah dengan membuat rencana anggaran yang ketat untuk mengalokasikan sebagian pendapatan bulanan khusus untuk melunasi hutang.
  • Berusaha menabung lebih banyak dengan memotong pengeluaran yang tidak penting.

2. Mencari Tambahan Pendapatan

  • Selain dari pendapatan utama, carilah peluang untuk mendapatkan penghasilan tambahan seperti usaha sampingan yang halal.

3. Minta Bantuan dari Keluarga atau Teman Terpercaya

  • Meminta bantuan dari keluarga atau teman yang memiliki kemampuan untuk memberikan pinjaman tanpa riba.

4. Menggunakan Harta yang Tidak Diperlukan

  • Jika memungkinkan, Anda bisa menjual harta yang tidak diperlukan atau tidak terlalu penting untuk membayar hutang.

5. Mencari Keringanan dari Pemberi Hutang

  • Berbicara secara jujur dengan pemberi hutang dan mencoba bernegosiasi untuk membayar secara cicilan dengan jumlah yang bisa Anda tanggung.

Prinsip Utama dalam Islam:

Dalam proses melunasi hutang, penting untuk menghormati prinsip-prinsip Islam, seperti:

  • Hindari Riba (Bunga)
  • Taat pada Janji Pembayaran

Tetaplah konsisten dan berupaya keras untuk melunasi hutang dengan cara yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam, karena ketaatan pada prinsip ini akan memberikan keberkahan dalam usaha melunasi hutang.

Satu Hati Sejuta Peduli

YASA Peduli Palestina

Image

Artikel Lainnya :

6 Waktu Mustajab untuk Berdoa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *